Email Jihad Melalui Pendidikan Pesantren
diemailku yang beralamat imawardi@gamil.com, 21 jam yang lalu telah masuk sebuah surat yang mengharukan. Isinya sebagai berikut:
Assalamu’alaikum wr.wb.
Gimana khabarnya,sudah lama kita nggak jumpa.
Langsung saja.
Saat ini saya telah membeli tanah 6X17M,maaf tidak luas karena saya belinya pun agak memaksa sama Pak Kyai nya disitu.
Saya sudah bicarakan ke masyarakat setempat kalau saya pengin mendirikan pesantren disitu dan kebetulan disekitar masjid juga sudah ada tanah wakaf oleh masyarakat saya diperbolehkan mengelola tanah tersebut untuk didirikan bangunan buat pesantren .
Seperti yang saya bicarakan sama Pak Haji Harman, kalau masyarakat sudah aku tawarkan untuk mengelolanya ,akan tetapi tidak ada yang sanggup,malah Pak Kyainya sendiri tidak sanggup dengan alasan masih kurangnya Ilmu,malah mengendorkan semangat dengan alasan janagan sampai sia-sia dibangun tapi tidak ada santrinya.
Sebenarnya Pak Kyai menawarkan ke saya untuk dibangun tempat sholat wanita saja;tetapi saya menolak karena cita-cita saya ingin mendidik masyarakat agar berilmu,jadi saya tidak akan beli tanah disitu kalau tidak boleh dibuat pesantren.
Dan akhirnya masyarakat setuju,mereka menyambut baik dan sudah menyiapkan tenaga gratis kalau sewaktu-waktu kita mulai bikin bangunan.
Tanah yang saya beli memang saya siapkan untuk tempat tinggal ustad yang mengelola pesantren dan itu sudah saya bicarakan ke masyarakat.
Saya berharap bapak bisa ke sana hari Jum’at tanggal 25 atau 2 May agar bisa langsung berdiskusi sama masyarakat setempat,karena terus terang saya bukan asli penduduk situ jadi tidak ada yang tahu saya,dan cuma 1 orang yang kenal, hal ini agar urusan wakaf bisa cepet terselesaikan karena saya janji ke masyarakat akan mengurus Insya Allah pulang ini.
Saya pulang Insya Allah tanggal 23 April.
Saya sempet kebingungan untuk mencari ustad tetapi saya Alhamdullilah ingat Pak Harman dan kawan2,jadi saya semangat lagi.
Saya tidak bisa ngomong muluk-muluk, karena takut mengecewakan ustadnya, karena saya cuma seorang karyawan jadi untuk membangunpun harus pelan-pelan.
Salam
Ky
Note: tlp
rumah 024-7X7388XX
HP: 08X866853XXXTanggapan saya atas kiriman email teman kita sebagai berikut:
Luar biasa, ketika saya membaca tulisan jenengan, ketika itu pula saya mendapatkan motivasi untuk membantu merealisasikan cita-cita jenengan. Insya Allah akan kami upaya secepatnya dapat shilaturrahim ke jenengan. Mohon do’a dan sekaligus dukungan. Jazakumullah ahsanu jaza’
Salam,
Mawar.
Memang saya tulis singkat. Dan sangat singkat karena saya tidak harus menjawab dengan kata-kata namun, saya harus menjawab dengan tindakkan. Insya Allah dengan segala kesibukkan dan tugas keseharian maka kuputuskan untuk meluncur ke Semarang pada tanggal 26 April 2008 dengan Ustadz Mubin, Habib Sholeh Al Idrus, Ustadz Abdullah Adlan, Akhina Shobirin, Ustadz Awing dan Pak Kaji Munir Zain. Semoga rencana saya ini dapat terwujud untuk memenuhi undangan Bapak Ky yang telah menginfaqkan hartanya dan sekaligus membuka jalan dakwah. Saya juga mengundang para ikhwan dari Persyadha untuk gabung dengan perjalanan kami ke Semarang tersebut. Silahkan ada yang mewakili ketemu kita di Jombang boleh, di Kertosono, di Nganjuk dan atau di tempat lain yang menurut Ikhwan Surabaya enjoy. Kami melalui tulisan ini memohon bantuan do’a dan dukungan para mujahid dan sesepuh agar cita-cita Pak Ky terwujud dengan baik dan tidak ada halangan apapun. Semoga Allah Ta’ala yang maha luas rahmatNya menyertai hambanya yang ingin mengabdi untuk generasi mBeneh ini. Semoga kekurangan dan kesalahan kami dapat dimaafkan oleh semua yang mendukung gerakkan dakwah ini. Mohon maaf dan semoga bermanfaat. Salam untuk Pak Haji Ky. Dan nanti malam akan saya laporkan langsung ke Pak Kyai dan tembusannya ke Pak Ketum Persyadha. Jika ada saran dari semua kalangan dan semua pihak kami sampaikan jazakumullah ahsanu jaza’
Nb.
Lewat tulisan ini, saya sampaikan Jazakumullah Ahsanu Jaza’ kepada Pak Haji Harman yang telah menjadi pelantara jihad ini. Semoga Allah Ta’ala menjaga kesehatan dan menjaga keluarga dari segala gangguan yang kurang baik. Salam dari jauh. Selamat berkarya di atas laut China.
ini sebagaian data email yang masuk mengenai tanah wakaf ini:
On 4/18/08, Suharman Sobirin <Suharman.Sobirin@starenergy.co.id> wrote:
Akhi,
Dalam pembicaraan ane dengan pak H. Ky, bahwa beliau akan mewakafkan tanah tersebut kepada / atas nama ustadz yang akan ngemong di situ,
juga beliau akan segera dirikan rumah tinggal sederhana, juga akan membantu nafkahnya ustadz tersebut.
dengan begitu kedudukan seorang ustadz di situ sudah kuat, karena sudah memiliki home base sendiri.
Untuk itu kami mohon dapat dibantu carikan seorang da’i / ustadz yang benar benar bisa mandiri, atau berbakat mengelola pondok.
seperti yang kita bicarakan dalam perjalanan kita ke Lamongan kemaren.
dan ane yakin akhi yang lebih kompeten dalam masalah ini.
ane sudah telpon ke ustadz Masyhur tentang masalah ini, jadi waktu selesai menghadiri khol di solo nanti,
kami mohon dapat diusahakan terus survey ke semarang, ketemu dengan pak H. Ky,
beliau tgl 24 april sudah di rumah, dan mohon janjian dulu sama beliau.
Terimakasih atas segala perhatian dan kerjasamanya selama ini dan seterusnya.
Pak H. Ky,
Mohon antum adakan pembicaraan intensif dengan pihak yayasan via email-nya atau Hp: ![]()
semoga segala niat baik kita dalam jihad fi sabilillah diridloi oleh Alloh SWT, amin
Note: Tambahan subsidi BBM setelah ane mendarat nanti.
wassalam,
Suharman Sobirin
————————–
BAng Haji gimana khabar,
Langsung aja ya,dulu saya punya cita2 mendirikan pesantren.
3 Minggu lalu aku beli tanah disekitar masjid,dan saya wakafkan aku sudah minta penduduk setempat untuk menjadi pengasuh kalau ada pesantrennya tapi sepertinya tidak ada yang mampu.
Cerita panjangnya nanti bisa via tlp.karena Bang Haji aku cari2 gak ada di tempat
Kira-kira bagaimana Mas Haji mungkin bisa kasih solusi.
Tanah yang aku beli kira2 ; 3km dari panti yang sekarang dan lain desa dan kabupaten
Salam
KW
Alhamdulillah khoir,
Selesai laporan ane kontak ente.
InsyaAlloh akan kita bicarakan dengan teman teman pergerakan dakwah kita,
semoga ada jalan keluarnya, amin
Note: Gimana kabar proposal kita tempo hari
Wassalam,
Suharman Sobirin


border"/>





